Senin, 18 Oktober 2010

RIVA WIDYA AYU

09220161


Perkembangan Teknologi  Telepon


Saat ini komunikasi antar manusia makin mudah karena udah ada fasilitas telepon, yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari.mulai dari telepon rumah sampai telepon genggam atau hp. Tokoh yang paling berjasa dibalik penemuan telepon adalah Alexander Graham Bell. Dia adalah orang pertama yang menemukan pesawat telepon.

Alexander Graham Bell mulai melakukan penelitian dengan menggunakan phonatograph, multiple telegraph dan electric speaking telegraph dari tahun 1873 sampai 1976 yang dibiayai oleh dua orang ayah dari muridnya.

Sebelum ditemukannya alat komunikasi berupa telepon, manusia sangat kesulitan untuk menghubungi atau menyampaikan pesan kepada orang yang bertempat tinggal jauh dari dirinya. Dengan adanya telepon, orang-orang tidak perlu kerepotan lagi untuk menghubungi orang lain dimana pun orang itu berada.

Telepon merupakan alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya.

Pada telepon terdapat the local loop atau subscriber loop yang merupakan peralatan yang berfungsi untuk menghubungkan layanan telepon rumah atau komersial ke CO perusahaan penyedia layanan telepon. Koneksi tersebut secara umum terdiri dari sepasang kabel tembaga yang saling terlilit.

Makin banyak saja orang yang ber-SMS (Short Messages Service). Karena itu, pada hari-hari khusus seperti Hari Raya, banyak SMS yang "menggantung di udara", tak dapat segera diterima. Alasan larisnya SMS sebagai sarana komunikasi, ialah karena membantu komunikasi agar lebih efisien, dan pastinya lebih murah daripada melakukan percakapan via handphone atau SLJJ (Sambungan Langsung Jarak Jauh)/Sambungan Langsung Internasional (SLI).

Potensi digemarinya fitur SMS, membuat para peneliti teknologi komunikasi semakin semangat mengembangkannya. Maka, muncullah berbagai teknologi turunan SMS, seperti EMS (Enchaned Message Service, yang tidak sekadar mengirim teks, tapi juga karakter serta ringtones), atau MMS (Multimedia Message Service, yang membuat kita bisa mengirim image/gambar). Dan kini, perkembangan teknologi mengalami perkembangan. Antara lain yang telah dikembangkan Divisi Riset dan Teknologi Informasi (RisTI) PT Telkom Indonesia, yaitu pengiriman SMS melalui telepon rumah.

Ada beberapa perbedaan prinsip kerja antara mengirim SMS lewat telepon rumah ini, dengan SMS melalui handphone. Antara lain soal penggunaan teknologinya. Bila handphone menggunakan teknologi ISDN (Integrated Service Digital Network), maka telepon rumah ini menggunakan standar ETSI (European Telecomunication Standard Institute) yang memanfaatkan IN (Intelegent Network). Jadi, jika ISDN memakai cannal signaling, ETSI cukup menempel di terminal suara saja (dalam kabel). Ini membuat teknologi telepon rumah jadi lebih murah dan mudah dibandingkan dengan handphone. Karenanya, pelayanan SMS-nya menjadi lebih murah. Pihak Telkom cukup menempelkan server SMS Center (SMSC) di sentral-sentral telepon (STO). Tidak usah repot-repot membangun tiang-tiang pemancar atau instalasi-instalasi seperti yang dilakukan para provider handphone.

Lalu, tentu saja soal medianya. Untuk bisa ber-SMS di telepon rumah, kita harus mempunyai pesawat telepon khusus, yang disebut SMTE (Short Message Terminal Equipment). SMTE ini mirip dengan telepon biasa, tapi memiliki perbedaan ada layarnya. Malah ada jenis SMTE yang juga dilengkapi keyboard, tentu ini akan mempermudah kita mengetik pesan yang akan dikirim.

Menurut pihak Telkom, alat ini bisa dibeli di service point Telkom, atau toko-toko komunikasi biasanya. Tanpa harus mendaftar lagi, cukup pasang, dan fitur ini sudah langsung bisa kita nikmati. Bukan berarti karena harus menggunakan alat khusus, fitur ini hanya bisa dilakukan antar-SMTE saja. Alat ini juga memungkinkan untuk mengirim pesan ke handphone.

Ada 20 pesan masuk (Inbox) yang bisa disimpan di SMTE. Sedang untuk pesan keluar (Outbox) memorinya cuma lima. Tapi kemampuan menyimpan nama dan nomor telepon bisa sampai 100 nomor. Malah kalau ada pesan yang tak mau dihapus, kita juga bisa menandainya. Hingga tak terhapus otomatis saat pesan baru masuk.

Selain untuk mengirim pesan, SMTE juga memberikan layanan info lainnya, seperti info tagihan listrik, telepon, kurs valuta asing, dan lain-lain.SMTE juga bisa digunakan untuk mengirim dan membaca e-mail. Bukan sesuatu hal yang tidak mungkin terjadi, kalau sebentar lagi kita juga bisa kirim pesan bergambar via MMS dari telepon rumah

Selain bisa untuk SMS, ada lagi kelebihan yang ditawarkan dan dapat dinikmati oleh pelanggan telepon rumah, antara lainnya yaitu:

Telepon digital

Public Switched Telephone Network (PSTN) dilakukan berdasarkan hubungan langsung antara sender dengan receiver yang harus menggunakan kabel tembaga, serat optic, satellite, fixed wireless, dan mobile wireless circuit. Penggunaan jaringan tersebut melibatkan komponen dasar yaitu telepon, network access, central office (CO), trunks and special circuit, dan customer premise equipment (CPE).perkembangan PSTN sebagai sistem telepon digital telah meningkatkan kapasitas dan kalitas jaringanya sehingga memungkinkan untuk menggunakan beberapa saluran komunikasi dalam sebuah medium pertukaran.

Telepon IP

Jenis telepon IP lewat Internet

Telepon IP (Internet Protocol) merupakan telepon teknologi baru yang menggunakan protokol internet dalam pengoperasiannya. Telepon IP ini dapat digunakan untuk memindahkan hubungan untuk mengganti suara, mengirim fax, paket video, dan bentuk penyampaian informasi lainnya yang telah digunakan pada sistem telepon terdahulu. Telepon IP menggunakan koneksi internet untuk mengirimkan data. Dalam perkembangannya, layanan telepon IP akan bekerja sama dengan perusahaan telepon lokal, provider jarak jauh seperti AT&T, perusahaan TV cabel, Internet Service Providers (ISPs), dan operator layanan wireless. Telepon IP merupakan bagian penting dalam penggabungan antara komputer, telepon, dan televisi dalam satu lingkungan komunikasi. VoIP (Voice over IP) adalah pengorganisasian untuk menstandardisasi telepon IP. VoIP digunakan sebagai landasan untuk unified message (UM) dan unified communications (UC). Tanpa VoIP, integrasi dari berbagai program server akan sulit dilakukan. Jaringan yang ada pada IP bukan tipe yang siap untuk menghadapi lalu lintas VoIP sistem LAN harus dibagi antara VLAN dengan pesan suara dan data.

FAX MACHINE

Fax Machine adalah salah satu cara untuk mengetahui informasi dengan cepat dan mudah melalui saluran telepon. Fax Machine merupakan peralatan elektronik yang terdiri dari modem scanner dan printer. Pesan gambar Anda yang dikirimkan melalui fax akan terlihat melalui scanner yang akan dikonversi ke dalam paket data yang akan dikirim menggunakan pulses melalui saluran telepon biasa dan terlihat kembali melalui komputer.
Dengan menggunakan fax machine kita bisa lebih mudah mengirim data penting yang dibutuhkan pada saat itu juga, tanpa menunggu terlalu lama.
Anggun Siswi Arizona

Perkembangan Radio di Indonesia 

Pengertian Radio

Radio adalah alat untuk menyampaikan pernyataan umum (information) yang auditif melalui gelombang elektromagnetis/gelombang listrik frekuensi tinggi dan bekerja atas dasar prinsip getaran udara. Atau dapat diartikan juga radio merupakan nama untuk lapangan teknik arus listrik lemah yang memperhatikan transmisi (penyiaran) berita-berita dan lain-lain dengan tidak menggunakan kawat penghantar yakni tanpa menggunakan hubungan yang menghantarkan listrik atau stasiun pemancar dan stasiun penerima.

Radio merupakan salah satu contoh dari berbagai media yang berupa media elektronik yang dapat memberikan berbagai informasi kepada pendengar dapat berupa berita dan pengumuman tentang suatu kejadian atau peristiwa. Radio ini selain sebagai sumber berita juga dapat memberikan hiburan kepada para pendengar karena dalam era sekarang ini terdapat benyak sekali radio yang menyediakan stasiun untuk lagu-lagu anak bangsa dan ada juga dari bangsa lain. Dan untuk menyelaraskan misi-misi dari berbagai perusahaan stasiun itu mereke menyediakan suatu acara yang menyenangkan seperti talk show, lomba karaoke, dan beberapa kuis lainnya yang dapat mengundang para pendengar untuk tetap setia mendengarkan stasiun radio yang mereka gemari.

Awalnya Radio di Indonesia

Radio untuk pertama kalinya di Indonesia sekitar tahun 1920an adalah untuk kepentingan penjajah Belanda. Hubungan yang cepat antara negeri Belanda dengan daerah-daerah jajahannya seperti Hindia Belanda sangat diperlukan terutama untuk menyampaikan peraturan dan undang-undang serta berita-berita penting. Keperluan itu lebih mendesak lagi ketika pecah perang dunia pertema.

Sesudah perang Dunia 1 berakhir, berkembanglah apa yang dinamakan dengan "radio amatir" di Indonesia terutama di lingkungan golongan peminat teknik radio yang sebagian besar adalah orang-orang Belanda sehingga dapat megadakan hubungan dengan radio amatir di negara-negara lain sebagai komunikasi antar negara pada masa tersebut.

Semakin lama radio di Indosia berkembang lumayan pesat dan memiliki beberapa stasiun radio yaitu BRV (Bata viase Radio Vereniging) pada tahun 16 Juni 1925 , NIROM (Nederlands Idische Radio Omreod) pada tahun 1934. Jika awal kelahirannya,siaran-siaran radio bangsa Indonesia itu masih menggunakan istilah "ketimuran" untuk "Indonesia",maka SRI di Solo sudah terang-terangan mencantumkan perkataan "Indonesia" pada namanya. SRI (Siaran Radio Indonesia) yang berdiri pada tahun 1936 di Semarang.





RRI di Kemerdekaan Indonesia

RRI atau Radio Republik Indonesia secara resmi didirikan pada tanggal 11 September 1945, oleh para tokoh yang sebelumnya aktif mengoperasikan beberapa stasiun radio Jepang di 6 kota. Rapat utusan 6 radio di rumah Adang Kadarusman, Jalan Menteng Dalam, Jakarta, menghasilkan keputusan mendirikan Radio Republik Indonesia dengan memilih Dokter Abdulrahman Saleh sebagai pemimpin umum RRI yang pertama. Rapat tersebut juga menghasilkan suatu deklarasi yang terkenal dengan sebutan Piagam 11 September 1945, yang berisi 3 butir komitmen tugas dan fungsi RRI yang kemudian dikenal dengan Tri Prasetya RRI. Saat ini RRI memiliki 52 stasiun penyiaran dan stasiun penyiaran khusus yang ditujukan ke Luar Negeri dengan didukung oleh 8500 karyawan.

RRI di daerah telah menyelenggarakan siaran dalam 3 program yaitu Programa I (yang melayani segmen masyarakat yang luas sampai pedesaan), Programa II (yang melayani masyarakat di perkotaan) dan Programa III (yang menyajikan Berita dan Informasi / News Chanel) kepada masyarakat luas. Di Stasiun Cabang Utama Jakarta terdapat 6 programa yaitu programa I untuk pendengar di Propinsi DKI Jakarta Usia Dewasa, Programa II untuk segment pendengar remaja dan pemuda di Jakarta, Programa III khusus berita dan Informasi, Programa IV Kebudayaan, Programa V untuk saluran Pendidikan dan Programa VI Musik Klasik dan Bahasa Asing. Sedangkan "Suara Indonesia" (Voice of Indonesia) menyelenggarakan siaran dalam 10 bahasa.

Selain itu peran RRI yang sangat penting adalah pada saat detik-detik kemerdekaan. Pada tanggal 17 Agustus 1945 pagi hari tepat pukul 19.00 teks proklamasi dibacakan secara bergantian dalam bahasa Indonesia oleh Jusuf Ronodipoero dan di terjemahkan dalam bahasa Inggris oleh Suprapto. Penyiaran teks proklamasi tersebut melalui Radio Jakarta berlangsung berkali-kali selama 15 menit dan pembacaan yang sama dilakukan juga oleh Radio Bandung.

Namun pada pukul 20.30 WIB para kampetai datang ke ruang pemberitaan karena peristiwa penyiaran teks proklamasi telah diketahui oleh Jepang dan menyiksa seluruh petugas radio yang menyiarkan teks proklamasi, kejadian ini juga dialami oleh Radio Bandung yang dihentikan pada pukul 21.00 WIB.

Dengan demikian bahwa radio sepeninggalnya Jepang di Indonesia diserahkan sepenuhnya kepada Republik Indonesia dan ini merupakan cikal bakal dari berdirinya Radio Republik Indinesia dan hingga saat ini RRI terus berjuang demi eksistensinya dibidang komunikasi dengan semangat yang selalu menjiwainya yaitu ”Sekali di udara tetap diudara”.


Lahirnya Radio dIndonesia

Dengan dihentikannya siaran radio dari semua Hoso Kyoku sejak tanggal 19 Agustus 1945. Masyarakat menjadi buta berita. Yang sangat menggelisahkan masyarakat adalah tidak diketahui apa yang harus dilakukan setelah Indonesia diproklamasikan sebagai negara merdeka sejak 17 Agustus 1945. Siaran radio merupakan alat yang mutlak diperlukan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk berhubungan dan memberi tuntunan kepada rakyat, apa yang harus dikerjakan.

Bagi orang radio semakin jelas, bahwa dalam situasi yang demikian, siaran radio merupakan alat yang mutlak diperlukan oleh pemerintah Republik Indonesia untuk berhubungan dan memberi tuntunan kepada rakyat, apa yang harus dikerjakan. Dari berita-berita radio luar negeri diketahui, bahwa yang akan menduduki Jawa dan Sumatera adalah tentara Inggris atas nama sekutu. Tugas mereka melucuti tentara Jepang dan memelihara keamanan, sampai pemerintahan Belanda dapat menjalankan kembali kekuasaanya di Indonesia.

Setelah adanya peristiwa seperti ini Indonesia telah memikirkan untuk di adakannya delegasi agar Indonesia dapat melakukan siaran untuk menanggulangi atau mencegah sekutu yang mengaku masih menduduki Indonesia dengan di bentuknya beberapa pasukan untuk melakukan penyerangan apabila terjadinya perang.


Radio di Era Sekarang

Radio semakin lama semakin berkembang sesuai dengan zaman yang terus maju dan

menjadi macam-macam penggunaan seperti pada penambahan kecepatan pengiriman berita, pada kendaraan-kendaraan dan pada perlengkapan komunikasi pada saat-saat darurat (bahaya). Setelah itu radio digunakan untuk berbagai kepentingan seperti kampanye, propaganda perang dan sebagainya.

Radio merupakan salah satu contoh dari berbagai media yang berupa media elektronik yang dapat memberikan berbagai informasi kepada pendengar dapat berupa berita dan pengumuman tentang suatu kejadian atau peristiwa. Radio ini selain sebagai sumber berita juga dapat memberikan hiburan kepada para pendengar karena dalam era sekarang ini terdapat benyak sekali radio yang menyediakan stasiun untuk lagu-lagu anak bangsa dan ada juga dari bangsa lain. Dan untuk menyelaraskan misi-misi dari berbagai perusahaan stasiun itu mereke menyediakan suatu acara yang menyenangkan seperti talk show, lomba karaoke, dan beberapa kuis lainnya yang dapat mengundang para pendengar untuk tetap setia mendengarkan stasiun radio yang mereka gemari.

Selain itu radio sekarang mudah sekali untuk di dapat, tak usah dengan membeli radio yang mahal atau membawanya kemana pun ketika kita pergi karena radio sudah terdapat pada hp, mobil, mp4 dan lain sebagainya.


Dampak Positif dan Negatif dari Radio

1. Radio siaran bersifat langsung

Untuk mencapai sasarannya, yakni pendengar, sesuatu hal yang akan disampaikan tidak mengalami proses yang kompleks, dengan radio penyebaran berita jauh lebih mudah dan cepat.

2. Radio siaran menembus jarak dan rintangan

Faktor lain yang menyebabkan radio dianggap memiliki kekuasaan ialah bahwa betapa pun jauhnya sasaran yang dituju dengan radio semuanya bukan rintangan.

3. Radio siaran mengandung daya tarik

Daya tarik radio disebabkan oleh sifatnya yang serba hidup yang ada pada radio, yakni : musik, kata-kata, suara. Pesawat radio yang kecil dan harganya relative murah dapat memberikan hiburan penerangan dan pendidikan, sedangkan untuk menikmatinya, dengan hanya menggunakan indera telinga, si pemiliki pesawat radio dapat melakukannya sambil duduk-duduk, minum, makan, tidur-tiduran ataupun sambil bekerja.

Seorang yang tak memiliki pesawat radio yang ingin mendengarkan musik harus pergi ke tempat pertunjukan untuk menikmatinya di tempat pertunjukan itu. Ia harus berdandan dahulu, berjalan atau berkendaraan dahulu kemudian membeli karcis mungkin pula harus antri atau berdesak-desakan untuk kerumah memerlukan waktu dan biaya pula, lain halnya apabila mereka memilki pesawat radio dengan hanya memakai piyama sambil minum dan makan kue dapat memutarka knop radionya mencari program yang disenangi. Ia dapat memilih berpuluh- puluh station radio baik dalam maupun luar negeri. Dapat memilih yang disukainya diantara berbagai macam hiburan, kesenian nasional atau daerah, musik popular, musik klasik dan sebagainya.

Radio tidak hanya memberikan hiburan saja tetapi juga memberikan penerangan dan pendidikan. Seseorang yang ingin mengetahui sesuatu berita tentang sesuatu peristiwa penting dari surat kabar, harus menumpahkan seluruh perhatiannya kepada deretan huruf dan cetak mati sambil memegang surat kabar itu dengan kedua tangan.(effendi. 1993:139). Dalam melancarkan kegiatan propaganda radio biasanya menggunakan hidangan musik untuk mengikat perhatin ditengah itulah perhatian pendengar telah terpikat dan pada saat itulah dilancarkannya aksi propaganda.
Aulia Rozzieda


MORSE


Kode morse pertama kali di ciptakan sejak tahun 1800-an oleh F.B. Morse berkebangsaan Amerika. Istilah lain dari kode morse adalah Telegrafie atau disebut juga dengan istilah kata sandi morse. Kode morse biasanya digunakan pada komunikasi maritim, perhubungan darat/laut, angkatan bersenjata dan amatir radio.

Pada tahun 1838, dalam sebuah eksebisi tentang telegrafnya di New York, Morse mentransmisikan sepuluh kata per menit. Dia mneggunakan kamus angka-kata miliknya, dan menggunakan sandi titik-garis untuk menulis surat secara langsung. Walaupun kelak akan berubah secara detail, sandi Morse menjadi standar yang digunakan di seluruh dunia. Dalam beberapa tahun kemudian, Morse memamerkan telegrafnya dikalangan orang-orang terpelajar, manusia-manusia karir, dan komite-komite dari kongres-kongres, dengan harapan akan mendapatkan dana untuk mengadakan test sekala besar bagi telegrafnya. Dia mendapatkan pertanyaan yang besar apakah pesan dapat benar-benar dikirim dari satu kota ke kota yang lain dengan menggunakan kawat.

Pada Zaman Perang dunia I & II Kode morse sangat dibutuhkan pada setiap Negara karena, kegunaannya untuk dinas rahasia Negara, karena lebih singkat, lebih cepat dan masih dapat diterima sinyal pancarannya yang sangat lemah sekalipun. Disinilah kelebihan dari kode morse itu, namun kelemahannya bahwa orang beranggapan bahwa untuk belajar kode morse sangat sulit dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Kode Morse adalah metode dalam pengiriman informasi, dengan menggunakan standard data pengiriman nada atau suara,cahaya dengan membedakan ketukan dash dan dot dari pesan kalimat, kata,huruf, angka dan tanda baca. Kode morse dapat dikirimkan melalui peluit,bendera, cahaya, dan ketukan morse.

Kode morse juga digunakan pada masa perang dunia dan sebelum ditemukannya mesin fax. Setiap ketukan bunyi morse mewakili satu huruf. Saat terjadinya bahaya, biasanya sang operator akan mengirimkan kode morse ...---... yang diartikan menjadi SOS atau save our soul (selamatkan jiwa kami).

Kode morse juga digunakan untuk huruh pada telegraf yang dalam penulisannya menngunakan kode morse.



Saat ini, sandi morse banyak digunakan dalam komunikasi Amatir Radio. Dalam dunia amatir radio hubungan komunikasi telah dikenal dengan istilah SSB ( Single Side Band ) , CW ( CONTINUOUS WAVE ) , RTTY ( Radio Teletype) , Packet Radio , Amtor , PSK31, dll. CW adalah gelombang sinyal radio yang secara terus menerus dipancarkan dengan membawa carrier sinyal nada/suara tone dengan sistim pengiriman dan penerimaan mempergunakan kode morse. Pada dunia Amatir Radio, CW atau CONTINUOUS WAVE telah lama dikenal sejak tahun 1900-an.

Gelombang radio CW ini adalah unik, karena walaupun penerimaan sinyal kecil oleh karena daya pancar radio transmisi kecil atau bahkan kecil sekali atau mungkin propagasi kurang baik, maka komunikasi dengan CW masih bisa didengar bagi penerima.Oleh sebab itu mengapa CW lebih banyak disukai oleh para amatir radio dunia. Berdasarkan pengamatan dan pengalaman, hubungan komunikasi dengan CW lebih banyak dijumpai di band-band amatir jika dibandingkan dengan mode lainnya seperti misalnya SSB, RTTY, SSTV, & PSK31 sekalipun.

Sandi Morse ini menurut beberapa info, bisa digunakan untuk memperkuat ingatan, karena menggabungkan beberapa kerja otak kanan-kiri. Paling tidak, bisa dijadikan hiburan tersendiri. Sandi morse dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :

1. Suara, yaitu dengan menggunakan peluit atau yang lainnya .

Morse yang di lakukan dengan suara pendek maka titik (.), sedangkan dengan suara panjang maka strip(-), panajang titik satu detik dan panjang strip tiga detik, titik dan strip dalam suatu hurup dibunyikan tanpa antara., diantara hurup dengan yang lainnya satu detik.antara kalimat dengan yang lainya tiga detik.kalau menggunakan nyala api atau senter maka untuk tanda titik harus menghitung sapmpai tiga kali bilangan dan sedangkan untuk setrip banyaknya enam bilangan.

2. Sinar yaitu dengan menggunakan senter

3. Tulisan yaitu dengan menggunakan titik (.) dan setrip (-)

4. Bendera yaitu dengan bendera morse.



5. Melalui kepulan-kepulan asap

6. Melalui rumput atau tumpukan batu-batu yang ditata sedemikian rupa

7. Cermin dengan bantuan cahaya matahari => sinar lama dan sebentar

Sandi Morse ini menurut beberapa info, bisa digunakan untuk memperkuat ingatan, karena menggabungkan beberapa kerja otak kanan-kiri. Paling tidak, bisa dijadikan hiburan tersendiri.

Salah satu cara menghafal sandi morse :

mengubah tanda sandi morse tersebut menjadi kata-kata yang tentunya mudah dihafalkan. Dalam contoh berikut kita akan mengubah tanda “-” (strip) pada sandi morse dengan lafal huruf vokal O. Sedangkan tanda “.” (titik) pada sandi morse diganti dengan lafal huruf vokal lain (selain huruf O).

Contoh:

Misalnya huruf “D” pada sandi morse dilambangkan dengan “-..” (strip-titik-titik). Kita pilih kata yang suku katanya terdiri dari vokal O – bukan O – bukan O, misalnya kita pilih kata DOMINAN. DO memiliki vokal O jadi mewakili tanda “-” (strip) pada sandi morse. MI dan NAN memiliki vokal I dan A (bukan O) mewakili tanda “.” dan “.” (titik-titik).

Contoh : lain misalnya huruf “U” pada sandi morse dilambangkan “..-” (titik-titik-strip). Kita pilih kata yang terdiri dari vokal bukan O – bukan O – vokal O, misalnya kita pilih kata UNESCO. Suku kata U dan NES memiliki vokal U dan E (bukan O) mewakili tanda “.” dan “.”. Sedang suku kata CO memiliki vokal O mewakili tanda “-” (strip).Berikut contoh kata-kata yang melambangkan setiap huruf pada sandi morse, para pembaca dapat mengganti kata-kata asal tetap mewakili huruf pada sandi morse sesuai aturan di atas.




Kode representasi Morse untuk alphabet :

* Huruf A direpresentasikan dengan .-

* Huruf B direpresentasikan dengan -...

* Huruf C direpresentasikan dengan -.-.

* Huruf D direpresentasikan dengan -..

* Huruf E direpresentasikan dengan .

* Huruf F direpresentasikan dengan ..-.

* Huruf G direpresentasikan dengan --.

* Huruf H direpresentasikan dengan ....

* Huruf I direpresentasikan dengan ..

* Huruf J direpresentasikan dengan .---

* Huruf K direpresentasikan dengan -.-

* Huruf L direpresentasikan dengan .-..

* Huruf M direpresentasikan dengan --

* Huruf N direpresentasikan dengan -.

* Huruf O direpresentasikan dengan ---

* Huruf P direpresentasikan dengan .--.

* Huruf Q direpresentasikan dengan --.-

* Huruf R direpresentasikan dengan .-.

* Huruf S direpresentasikan dengan ...

* Huruf T direpresentasikan dengan -

* Huruf U direpresentasikan dengan ..-

* Huruf V direpresentasikan dengan ...-

* Huruf W direpresentasikan dengan .--

* Huruf X direpresentasikan dengan -..-

* Huruf Y direpresentasikan dengan -.--

* Huruf Z direpresentasikan dengan --..

Tanda Baca :

* Tanda . direpresentasikan dengan .-.-.-

* Tanda , direpresentasikan dengan --..--

* Tanda : direpresentasikan dengan ---...

* Tanda - direpresentasikan dengan -....-

* Tanda / direpresentasikan dengan -..-.

Angka :

* 1 .----

* 2 ..---

* 3 ...--

* 4 ....-

* 5 .....

* 6 -....

* 7 --...

* 8 ---..

* 9 ----.

* 0 -----

Sampai sekarang morse masi digunakan untuk kepentingan di darat dan di laut guna untuk menyampaiakan pesan dan sebagai alat kmunikasi juga.
Adelin Yuanita

09220228


Perkembangan Ponsel di Indonesia

Sejarah Ponsel

Alat komunikasi yang sekarang digunakan hampir semua orang ini pertama kali ditemukan oleh Martin Cooper, seorang karyawan Motorola pada tahun 1973 (3 April 1973). Ide awalnya adalah Cooper menginginkan sebuah alat komunikasi yang kecil, dipasang di telinga, secara otomatis menghubungi nomor seseorang saat penggunanya berniat menghubungi nomor tersebut dan bisa dibawa kemana mana secara fleksibel.

Akan tetapi, dalam perkembangannya justru Amos E Joel Jr yang dapat mewujudkan ide Cooper. Dia adalah seorang pionir sistem penyambung (switching) ponsel dari satu wilayah ke wilayah yang lain. Switching ini harus bekerja ketika pengguna ponsel bergerak dari satu tempat ke tempat lain sehingga pembicaraan tidak terputus. Karena penemuan Amos inilah pengguna ponsel menjadi nyaman dan handphone bisa berkembang seperti sekarang.

Tentang Cooper

Seperti diketahui, Martin Cooper adalah orang yang pertama kali mempunyai ide menciptakan ponsel. Handset yang pertama kali di buat nya dengan bantuan tim Motorola seberat 2 kilogram. Saat itu ia tidak pernah membayangkan perangkat buatannya itu akan sukses di kemudian hari.

Pada awalnya sangat susah untuk memasukkan semua bahan ke dalam sebuah ponsel untuk kali pertama. Bahan yang sangat penting untuk ponsel pertama adalah baterai dengan berat empat sampai lima kali lipat dibanding handphone sekarang. Waktu hidup baterai hanya 20 menit. Hal ini tidak menjadi masalah karena penggunanya tidak akan menggunakan selama itu.


Tentang Amos Jol Jr

Amos Joel Jr yang lahir di Philadelphia (12 Maret 1918) diakui dunia sebagai pakar di bidang switching. Ia mendapat ijazah bachelor (1940) dan master (1942) dalam teknik elektronik dari MIT. Tidak lama setelah studi, ia memulai karier selama 43 tahun (dari Juli 1940-Maret 1983) di Bell Telephone Laboratories, tempat ia menerima lebih dari 70 paten Amerika di bidang telekomunikasi, khususnya di bidang switching. Selain sistem switching ponsel, yang dipatenkan dengan nomor 3.663.762, Joel juga ambil bagian dalam pengembangan Traffic Service Position System (TSPS) yang digunakan untuk mengotomatiskan pekerjaan operator telepon dan Automatic Intercept System (AIS) yang diciptakan untuk menangani panggilan ke nomor tak aktif secara otomatis.

Joel (yang tahun ini masuk dalam National Inventors Hall of Fame) tutup usia Sabtu, 25 Oktober, di rumahnya di Maplewood, New Jersey, dalam usia 90 tahun. Pengguna ponsel di seluruh dunia kini dapat merenungkan apa arti sumbangan Joel dalam peradaban seluler dewasa ini. Ini diungkapkan oleh Frank Vigilante, yang pernah menjadi salah seorang penyelia Joel di Bell Labs denagn kutipan “Tanpa penemuannya, tak akan ada orang yang melenggang sambil menelepon dengan ponselnya. Ia telah membuat bisnis (ponsel) terbentuk dan menjadi bisnis.”

Sejarah dan Perkembangan Ponsel di Indonesia

Pada tahun 70an negara-negara maju di Eropa telah menerapkan teknologi seluler untuk komunikasi. Sedangkan Indonesia baru menerapkan kecanggihan teknologi komunikasi ini belasan tahun kemudian. Di mulai pada tahun 1984 teknologi seluler pertama kali hadir di Indonesia dengan berbasis teknologi Nordic Mobile Telephone (NMT)

Di tahun 1985-1992 ponsel mulai beredar di Indonesia namun belum bisa di masukkan kedalam saku karena bentuknya yang besar dan panjang dengan berat rata-rata 430 gram. Harga ponselnya juga cukup mahal, sekitar 10 juta per unit.

Akhir 1993 PT Telkom memulai proyek percontohan seluler digital Global System for Mobile (GSM). Di mulai di dua pulau yaitu Pulau Batam dan Pulau Bintan. Di tahun 1994 PT Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) beroperasi sebagai operator GSM pertama di Indonesia dengan mengawali kegiatan operasinya di Jakarta dan sekitarnya. Karena GSM menggunakan kartu SIM maka hal itu aman dari penggandaan dan penyadapan. Mutunya pun prima dan mempunyai jangkauan yang luas.

Seiring dengan perkembangan ponsel di Indonesia, operator seluler pun menjadi banyak bermunculan. Tahun 1995 proyek Telkom di Batam berlangsung sukses kemudian di lanjutkan ke provinsi-provinsi di Sumatra dan pada 26 Mei 1995 Telkomsel menjadi operator GSM nasional bersama Satelindo. Kemudian di Tahun 1996 Telkomsel dengan produk kartu Halo-nya sukses di Medan,Surabaya, Bandung dan Denpasar, kemudian masuk ke Jakarta. Beberapa tahun kemudian Telkomsel mengeluarkan produk kartu lainnya yaitu Simpati dan AS. Di penghujung tahun 1996 PT.Excelcomindo Pratama (Excelcom) berbasis GSM beroperasi di Jakarta sebagai operator GSM ketiga di Indonesia. Setelah itu di tahun 1998 Excelcom meluncurkan kartu prabayar Pro-XL yang memberi alternatif bagi konsumen untuk memilih layanan roaming. Satelindo menyusul Telkomsel dan Excelcom dengan meluncurkan kartu prabayar Mentari dan sekarang berkembang dengan peluncuran produk IM3.

Selain untuk menelepon ponsel juga mempunyai layanan pesan singkat. Layanan ini mulai di perkenalkan pada tahun 2000 dan menjadi fenomena di kalangan pengguna ponsel karena sangat praktis dan murah biayanya. Di tahun ini pula PT.Indosat dan PT.Telkom mendapat lisensi sebagai operator GSM 1800 nasional. Layanan seluler kedua BUMN itu kemudian beroperasi pada tanggal 1 Agustus tahun 2001. Babak baru bertelekomunikasi berlanjut di tahun 2003, yaitu dengan hadirnya Telkom Flexi yang mengusung teknologi CDMA 2000 1X, kemudian di belakang Flexi ada Esia dari Bakrie Telecom, Fren & Hepi dari Mobile8, Star One dari Indosat, Smart dari Lippo Telecom,dan terakhir Ceria dari Sampoerna Telecom.

Ponsel-ponsel yang masuk ke Indonesia sejalan dengan perkembangan operator operator seluler. Kehadiran ponsel di Indonesia dimulai dari generasi kedua sampai generasi yang sekarang banyak beredar di pasaran.

Ponsel Generasi Kedua

Ponsel generasi ini juga biasa disebut 2G hadir pada pertengahan 1990-an. Beroperasi pada jaringan GSM dengan menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Pada generasi ini sinyal analog telah di ubah dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital melengkapi ponsel dengan pesan suara, panggilan tunggu dan SMS.

Ponsel Generasi Ketiga

Ponsel generasi ini juga disebut 3G. Fiturnya memungkinkan operator jaringan untuk memberikan jangkauan yang lebih luas kepada para penggunanya termasuk internet dan Video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih mahal dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini.

Ponsel Generasi Keempat

Ponsel generai ini juga disebut 4G. 4G merupakan sistem ponsel yang menawarkan babak baru dan solusi infrastruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro),CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dll. Sistem 4G berdasarkan keragaman jaringan IP,yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas untuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir 4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti video conferencing, game on-line, dan lainnya.


Seperti yang kita rasakan sekarang, ponsel sudah jauh berkembang. Bahkan bisa dikatakan sangat canggih. Ponsel yang awal diciptakan hanya untuk mempermudah komunikasi dokter dan staf rumah sakit kini digunakan oleh semua kalangan, dari anak-anak sampai dewasa; kalangan atas sampai kalangan bawah. Ponsel pun berkembang fungsinya dari yang semula hanya alat komunikasi menjadi media hiburan. Karena canggih dan fleksibel, orang seakan tidak bisa lepas dari benda ini. Ponsel yang dimiliki pun berbeda beda, mulai dari ponsel yang standar sampai smartphone seperti Blackberry yang lagi musim saat ini. Bentuk ponsel pun berubah dari yang awalnya cukup besar dan berat menjadi seperti sekarang. Keypadnya pun bermacam-macam dari yang biasa, QWERTY, dan touch screen.

Sebagai media hiburan, ponsel memiliki fasilitas kamera dari resolusi rendah sampai resolusi tinggi, games, music, internet, video call, dan fasilitas canggih lainnya yang memudahkan penggunanya. Dengan adanya kamera dan internet pengguna bisa langsung mengupload foto ke situs yang mereka inginkan seperti situs jejaring sosial facebook dan twitter. Selain itu, dengan fasilitas Bluetooth pengguna bisa berbagi file seperti foto dan lagu ke pengguna lainnya. Kecanggihan lainnya, di mulai dari generasi 3G yang telah berkembang menjadi 4G orang dapat bertelepon sambil bertatap muka.

Sekarang, banyak orang yang menggunakan smartphone seperti blackberry dan smartphone lainnya seperti produk dari Nokia, Samsung, Ericcson. Tentu smartphone ini lebih canggih dari ponsel biasa yang sebenarnya juga sudah canggih.

Fasilitas smartphone bisa dikatakan hampir sama dengan PC / laptop. Pengguna pun semakin tidak bisa lepas dari ponselnya. Mungkin, mereka merasa tidak bisa melakukan apa-apa tanpa ponsel.

Kecanggihan ponsel seperti yang ada sekarang mungkin tidak pernah terbayangkan oleh sang penemu, Cooper. Tapi seiring dengan berkembangnya teknologi para ilmuwan pun terus mengembangkan teknologi ponsel dari dulu sampai sekarang dan mungkin akan lebih canggih lagi di waktu mendatang.
FARID SANDY
09220205
Kronologis Singkat Perkembangan Teknologi Komunikasi

Komunikasi adalah salah satu aktivitas yang sangat fundamental dalam kehidupan umat manusia. Kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan sesamanya, diakui oleh hampir semua agama telah ada sejak masa Adam dan Hawa.
            Sifat manusia untuk menyampaikan keinginannya dan untuk mengetahui hasrat orang lain, merupakan awal keterampilan manusia berkomunikasi secara otomatis melalui lambang-lambang isyarat, kemudian disusul dengan kemapuan untuk memberi arti setiap lambang-lambang itu dalam bentuk bahasa verbal.
Kapan manusia mulai mampu berkomunikasi dengan manusia lainnya, tidak ada data autentik yang dapat menerangkan tentang hal itu. Hanya saja diperkirakan bahwa kemampuan manusia untuk berkomunikasi dengan orang lain secara lisan adalah peristiwa yang berlangsung secara mendadak. Everett M. Rogers menilai peristiwa ini sebagai generasi pertama kecakapan manusia berkomunikasi sebelum mampu mengutarakan pikirannya secara tertulis.

Everett M Rogers menyebutkan bahwa perkembangan teknologi komunikasi
melalui empat era, yaitu :

a. era komunikasi tulisan (4000 SM – hingga kini)
b. era komunikasi cetak (1456 – hingga kini )
c. era telekomunikasi (1844 – hingga kini)
d. era komunikasi interaktif (1946 – hingga kini )

Namun bila merujuk pada perkembangan teknologi secara keseluruhan maka
perkembangan teknologi komunikasi dapat disusun dalam garis besar sejarah
perkembangan teknologi komunikasi yang tersusun secara periodik melalui empat tahap
seperti di paparkan dibawah ini :

a. Jaman pra-sejarah
b. Jaman transisi
c. Jaman revolusi industri dan pasca revolusi industri
d. Jaman modern

Perkembangan teknologi komunikasi jaman Pra-sejarah
a. Tahap Memori Aiding Stage : ( > 20.000 SM)
    Pada tahap ini manusia masih berada dalam tatanan jaman primitif. Mereka masih
    tinggal di gua-gua dengan mengandalkan hidup sepenuhnya pada alam. Mereka belum
    mengenal sistem hidup bermasyarakat, belum mengenal cara bertani. Komunikasi
    diantara mereka sebatas hanya pada anggota kelompok mereka. Jadi boleh dikatakan
    komunikasi hanya diarahkan pada inter kelompok dan belum antar kelompok. Di dalam
    oleh komunikasinya mereka hanya sebatas menggunakan alat bantu yang ada pada
    tubuhnya, yang diwujudkan dalam bentuk bahasa isyarat atau sering juga disebut
   dengan Body language. Mereka belum mengenal bahasa verbal, apalagi alat bantu lain
   dalam proses komunikasinya.

b. Tahap Pictorial Era Periode
    Pada tahap ini selangkah peradaban dan kebudayaan mereka tambah maju.
    Komunikasi tidak saja sebatas anggota dalam kelompoknya, akan tetapi juga telah
    meluas sampai pada kelompok yang lain. Jadi tidak lagi inter kelompok, tetapi sudah
    antar kelompok. Walaupun sederhana mereka sudah mengenal sistem hidup
    bermasyarakat, bercocok tanam dan juga masih berburu binatang. Diperkirakan oleh
    para ahli, pada tahap ini mereka juga sudah mengenal bahasa
    verbal atau bahasa ucap (walaupun juga masih serhana).
    Salah satu kemajuan lainnya yang dicapai peradaban
    masyarakat pada masa ini ialah dengan diciptakannya
    lambang-lambang visual sebagai alat bantu mereka didalam
    proses komunikasinya. Alat bantu visual tadi berupa gambargambar
    binatang yang peninggalannya banyak diketemukan di
   dinding-dinding gua misalnya : gua Lascaux (Dordogne,
   Perancis), gua Altamira, Arana (Spanyol), gua Addayra
   (Sissilia, Itali) dan lain sebagainya. Lukisan-lukisan tadi
   menurut analisa ahli arkeologi berasal dari jaman Palaeolitichum (20.000-10.000 SM).
  Adanya lukisan-lukisan tadi maka diperkirakan sejak saat itu manusia telah mulai dapat
  memformulasikan pesan-pesan dengan menggunakan media bantu simbol Visual
  dengan kategori yang sederhana. Gambar atau lukisan tadi disebut dengan Pictogram.

c. Tahap Ideographic Stage
    Peradaban komunikasi khususnya dan manusia pada umumnya mulai selangkah lagi
    lebih maju. Pada phase ini manusia didalam sistem kemasyarakatannya mulai teratur,
    mengenal sistem bangunan, sistem pengairan pertanian dan juga sistem sistem
    komunikasi yang baik. Kalau pada tahap sebelumnya symbol visual digambarkan dalam
    bentuk binatang, pada tahap ini mereka telah dapat memformulasikan huruf-huruf
    sebagai lambang visualnya. Huruf-huruf sebagai lambang komunikasinya disebut
   dengan Huruf Ideogram, yakni satu bentuk huruf yang didalamnya mencakup pengertian
   1 ide atau bisa disebut satu huruf bukan merupakan makna satu bunyi akan tetapi satu
   pengertian atau konsep. Contoh dari Ideogram ini adalah huruf Hyreogliph, yakni
   bentuk huruf dari mesir kuno yang dapat dikuak rahasianya (diterjemahkan / dibaca)
   oleh Champollion (ahli sejarah Prancis yang dibawa oleh ekspedisi Napoleon 1822).
   Sedangkan model huruf ideogram yang ada sampai saat ini adalah huruf Cina ).
   Pelu ditambahkan lagi juga bahwasannya pada tahap ini manusia sudah tinggi
   peradaban dan kebudayaannya karena disamping hal-hal tersebut diatas manusia juga
   sudah menggunakan bahasa lisan sebagai alat komunikasi primer secara sempurna.

d. Phonetic Stage
  Tahap ini ditandai dengan semakin sempurnanya alat bantu
  yang dipakai manusia dalam berkomunikasi. Karena pada tahap
  inilah manusia dapat menyusun abjad huruf seperti apa yang
  kita kenal saat ini. Abjad yang tersusun secara teratur saat ini
  berasal dari tulisan yang tidak berabjad secara teratur yang
  diketemukan Situs dipulau Kreta, pusat kebudayaan Minea
  kuno. Seorang sarjana archeologi Inggris, Sir Arthur Evons,
  menemukan peninggalan tulisan berbentuk baris dari tahun
 1700-1550 SM. Tulisan tadi dibagi dalam bentuk A dan B.
 bentuk Alpha dan Betha tadi maka seiring dengan kemajuan peradaban dan kebudayaan
 manusia muncullah apa yang kita kenal dengan istilah “Alphabet”. Yakni susunan
 symbol/tanda yang menggambarkan unsur-unsur suara pribadi seseorang manusia.
 Penggunaan abjad ini disempurnakan lagi pada masa Yunani mengalami kejayaan.
 Disamping diketemukan Alphabet, pada tahap ini manusia juga telah menemukan
 media sebagai cikal bakal media massa dalam proses komunikasi manusia. Media itu
 adalah bernama Acta Diurna, yang diperkenalkan oleh Yulius Caesar pada 100-44 SM.
 Acta Diurna adalah berupa papan tempel yang didalamnya ditempelkan informasiinformasi
 aktual yang perlu diketahui oleh masyarakat. Acta Diurna ditempatkan di
 Forum Romanum (yakni Alun-alun kota Roma) dengan maksud agar informasi tadi
 dapat dibaca oleh seluruh penduduk Roma. Media Acta Diurna yang artinya catatan
 harian ini dianggap sebagai cikal bakal surat kabar modern. Hal ini disebutkan unsureunsur
 yang ada pada Acta Diurna ini seperti unsur-unsur yang melekat pada surat kabar
 modern.

Perkembangan Tek. Kom Masa Transisi (1100 – 1750 )
Masa ini adalah masa antara runtuhnya kekeaisaran Romawi hingga ditemukannya
mesin uap tahun 1750 (revolusi industri). Pada masa tersebut Eropa dikuasai bangsa
Babar sehingga tidak ada catatan tentang perkembangan teknologi komunikasi. Hanya
saja di Cina ditemukan bahwa tahun 1190 telah ditemukan tulisan-tulisan dalam bentuk
buku.
Setelah mengalami kemandegan akibat dijajah maka pada abad ke
14 muncul beberapa pabrik kertas di Eropa yang mengacu pada
teknologi yang dimiliki bangsa China. Munculnya pabrik kertas
muncul pula surat kabar yang ditulis dengan tulisan tangan seperti
Strange News di Ingris, Gazetta di Itali, Nova di Perancis. Pada
tahun 1440 seorang bangsa Jerman bernama Johannes Gutenberg
menemukan mesin cetak yang menjadi tonggak berlakunya
komunikasi menggunakan simbol-simbol tercetak. Tahun 1452
Gutenberg telah menggunakan plat metal untuk sistem mesin
cetaknya yang terdiri dari 42 baris

Perkembangan Tek. Kom masa dan pasca revolusi industri (1750 – 1900 )
Pada masa ini toggak sejarah perkembangan teknologi komunikasi
didahului dengan ditemukannya mesin uap oleh James
watt. Pengunaannya pada tahun 1785 dalam industri
menimbulkan massifikasi produksi yang memaksa
pencarian raw material secara ekspansi ke luar Eropa.
Melalui ekspansi ke luar Eropa tersebut menimbulkan
kesadaran akan teknologi yang mampu mengatasi jarak
ruang dan waktu. Teknologi yang pertama masa ini
adalah dengan ditemukannya Mesin telegraf oleh
Morse pada tahun 1832
Perkembangan teknologi komunikasi jaman modern (1940 – sekarang )
Jaman modern merupakan jaman ketika komunikasi sudah mulai menyatukan
manusia di berbagai belahan dunia tanpa terhalangi oleh jarak, ruang dan waktu. Era ini
mulai muncul ketika tahun 1942 ditemukan komputer mainframe pertama di Philadelphia
Amerika Serikat yang disebut sebagai ENIAC ( electronic numerical integrator and calculator ).Lompatan yang menakjubkan pada jaman ini adalah ditemukannya media yang
disebut sebagai “multi media” yaitu perpaduan tiga teknologi utama yaitu telepon,
komputer dan televisi atau dalam istilah lain disebut sebagai pertemuan 2 C yaitu computer
and communication. Penemuan multi media ini membawa perubahan pada perilaku
komunikasi yang dilakukan sehingga komunikan yang tadinya bersifat pasif menjadi bersifat
aktif dengan dapat segera memberikan feedback terhadap informasi yang diterimanya
tersebut. Munculah kemudian istilah interactive multi media yang menjadikan jaman modern
ini sebagai masa komunikasi interaktif.

Sumber:
Edwi Arief Sosiawan, SIP, MSi 
www.edwias.com edwias@yahoo.com
http://zamrishabib.wordpress.com